Step By Step Generate User Hotspot Mikrotik

Ini adalah lanjutan dari postingan sebelumnya tentang Generate User Hotspot Mikrotik dengan User Manager silahkan baca disini. Setelah Berhasil Melakukan dua Langkah sebelumnya (Install Package User Manager dan Melakukan Konfigurasi Radius) Berikutnya kita akan Melakukan Sedikit Konfigurasi Pada User Manager lalu melakukan generate user hotspot.

Buka Browser Anda Lalu Masukan IP Mikroti Pada Address Bar. Disini karena saya login dengan user hotspot yang sudah kita buat jadi alamat IP Mikrotinya menjadi http://192.168.1.1/userman kemudian Login dengan User Mikrotik anda.

Step Pertama Klik Menu Routers | Add | New. Isi Propertinya Sebagai Berikut
Name = Terserah Anda 
IP Address = Sesuai dengan di Radius Pada Konfigurasi sebelumnya 
Secret = Sesuai dengan di Radius Pada Konfigurasi sebelumnya

Step By Step Generate User Hotspot Mikrotik

Langkah Berikutnya adalah Mengedit dan Menambahkan Customer. Ini Bertujuan untuk memberikan hak akses di userman atau untuk mengganti identitas serta password login untuk userman. Bisa juga untuk menambahkah User Baru dengan menu Add | New

Step By Step Generate User Hotspot Mikrotik

Selanjutnya adalah membuat profile yang akan berfungsi sebagai media Limit Bandwidth dan Limit Waktu Login. Klik menu Profiles | Limitatios | Add | New. Suatu Misal disini saya membuat sebuah Limit Waktu 5 Menit untuk penggunaan Hotspot dan 64k untuk Upload, Download dan Browsing

Step By Step Generate User Hotspot Mikrotik

Berikutnya Masuk ke Tab Profiles | Klik Tombol + untuk menambahkan Profile baru. Masukan Nama Profile | Create

Step By Step Generate User Hotspot Mikrotik

Lalu Lengkapi Properti yang dibutuhkan seperti masa aktif (validity), Harga Masing-Masing User (Price) | Save Profile | Add New Limitation. Seperti gambar berikut

Step By Step Generate User Hotspot Mikrotik

Pada Profile Part Berikut Centang Limitation yang sudah kita buat tadi (5 Menit) kemudian klik tombol add.

Step By Step Generate User Hotspot Mikrotik

Langkah Terakhir adalah Meng-Generate User dengan Profile 5 Menit tersebut. Caranya masuk ke Menu Users | Add | Batch.

Step By Step Generate User Hotspot Mikrotik

Pada Gambar diatas kita akan membuat User Hotspot Sebanyak 100 Buah dengan panjang username dan Password 6 Karakter Untuk Profile 5 Menit. Klik Tombol Add untuk mulai membuat. Hasilnya akan muncul 100 User baru tabel yang ada seperti gambar berikut

Step By Step Generate User Hotspot Mikrotik

Jika Password tidak muncul, Silahkan Masuk ke Menu Setting Lalu atur Field-Field yang ingin anda tampilkan seperti gambar berikut

Step By Step Generate User Hotspot Mikrotik

Ops, Hampir Lupa. Kita Belum Mencetak User yang sudah kita buat tadi menjadi sebuah voucher hotspot. Caranya Cukup Mudah. Jika ingin menggunakan template default mikrotik userman anda hanya perlu mengklik menu Generate | Voucher pada tampilan menu Users. Seperti gambar berikut

Step By Step Generate User Hotspot Mikrotik

Step By Step Generate User Hotspot Mikrotik

Step By Step Generate User Hotspot Mikrotik

Dan Hasil Generatenya dapat anda lihat pada gambar di atas (Template Voucher Mikrotik yang sudah di edit). Jika Ingin Tampilan Voucher Lebih Menarik Anda Dapat Mendownload atau mendesainnya sendiri. Untuk Merubah Tampilan Template ini silahkan ke Menu Setting | Tab Template.

Generate User Hotspot dengan User Manager Mikrotik

Dengan User Manager, Kita juga bisa melakukan generate User Hotspot secara Otomatis. Suatu misal kita ingin membuat 100 atau 300 user sekaligus. Jadi kita tidak perlu repot untuk membuatnya 1 per satu. Cara seperti ini dapat kita lakukan dengan Mikrotik userman (User Manager). Karena Secara Default Mikrotik di
mikrotik tidak ada kita harus menambahkan packagenya nya secara manual.

Menambahkan Package User Manager

-  Untuk menambahkan package userman, kita harus mendownload terlebih dahulu package tersebut di website resmi mikrotik. Yang perlu diperhatikan dalam menambahkan package userman ini adalah harus sesuai dengan versi mikrotik yang anda gunakan. Disini saya menggunakan Mikrotik RB 750. Sesuaikan dengan mikrotik anda.

-  Silahkan download terlebih dahulu package mikrotik anda disini sesuaikan dengan versi Mikrotik anda

-  Masuk ke Mikrotik dengan Winbox | Klik Menus Files

-  Copy Paste atau Drag n Drop Package User Manager yang sudah anda Download ke File List Mikrotik. Perlu diketahui disini Ekstensi Package tersebut adalah *.npk Seperti gambar berikut

Generate User Hotspot dengan User Manager Mikrotik

Berikut adalah Contoh Pakcage Usermanager yang berhasil ditambahkan ke File List

Generate User Hotspot dengan User Manager Mikrotik

Berikutnya Restart Mikrotik anda system | reboot. Kemudian Cek Hasilnya di System | Package

Generate User Hotspot dengan User Manager Mikrotik

Menambahkan Server Radius Mikrotik 

-  Sebelum Lebih jauh tentang penggunaan usermanager ini telebih dahulu kita harus menambahkan konfigurasi pada Radius Mikrotik agara user yang di generate nantinya dapat bekerja dengan baik.  

-  Klik Menu Radius di Menu Winbox. Kemudian atur propertinya seperti gambar berikut

Generate User Hotspot dengan User Manager Mikrotik

-  Untuk Address = 127.0.0.1 dan Secretnya = terserah anda. Jangan Lupa Untuk Mencentang login dan hotspot. 

-  Selanjutnya masuk ke IP | Hotspot | Masuk ke Tab Server Profiles. Edit Masing-masing profile tersebut agar menggunakan Radius seperti gambar berikut. Jangan Lupa Centang Accounting.

Generate User Hotspot dengan User Manager Mikrotik

Lanjutkan ke Halaman Berikutnya disini.

Cara Mengganti Halaman Login Hotspot Mikrotik

Banyak yang mengatakan Halaman Login Default Mikrotik kurang greget jika dilihat. Agar Lebih menarik disini kita akan coba mengganti template login tersebut dengan template-template yang sudah banyak di sharing di internet. Sebenarnya bisa juga jika ingin membuat template sendiri namun itu akan memakan waktu cukup lama jadi kita download aja template yang sudah ada di internet. Sebagai contoh sebuah template login mikrotik dapat anda download pada link dibawah ini.

1. Download contoh Template disini
2. Download Juga Tools yang akan kita gunakan WinSCP disini
3. Step Pertama, Install Tools WinSCP yang sudah anda download tadi.
4. Step Kedua, Buka Tools Tersebut kemudian Login ke Mikrotik.

Saya login ke Mikrotik dengan Informasi berikut :

Protokol = FTP 
Port = 21 Host 
Nama/IP Address = 192.168.1.1 
Username = admin (sesuaikan)
Password = sesuaikan dengan milik anda

Cara Mengganti Halaman Login Hotspot Mikrotik
Cara Mengganti Halaman Login Hotspot Mikrotik

Step Berikutnya, Ekstract File Template yang sudah anda download sebelumnya. Pastikan Nama Foldernya adalah hotspot. Hapus Folder hotspot yang ada di direktori Mikrotik Lalu Drag n Drop Folder hotspot yang sudah anda ekstract tadi kedalam directory Mikrotik di WinSCP. Berikut Contoh hasil Tampilannya

Cara Mengganti Halaman Login Hotspot Mikrotik

Cara Meremote Mikrotik VMware dengan Winbox

Selain menggunakan Command Line Interface Mikrotik juga menyediakan Utilitas Interface berbasis Visual yang dapat kita gunakan untuk meremote dan merubah settingan mikrotik dan tentu saja Dengan Tools tersebut kita dapat dengan mudah melakukan settingan pada Mikrotik karena hanya bermain klik tanpa perlu mengetikan perintah-perintah lagi. Kedua Tools tersebut adalah Webfig dan Winbox.

Webfig dapat kita gunakan melalui browser karena aplikasi visual Mikrotik ini berbasis website dengan cara mengetikan alamat IP mikrotik pada addressbar browser. Meski begitu disini saya akan memabahas point terpenting yaitu bagaimana agar Mikrotik dapat diakses menggunakan winbox atau webfig.

Jika anda hendak meremote Mikrotik RouterBoard maka alamat IP Defaultnya adalah 192.168.88.1. Anda dapat menggunakan Alamat IP tersebut dengan username admin dan password default kosong (Blank). Lantas bagaimana jika hendak meremote mikrotik RouterOS yang ada di VMware?

Untuk meremote Mikrotik yang ada di VMWare yang perlu diperhatikan adalah Jenis Network adapter yang anda gunakan pada VMware anda. Pada contoh ini saya menggunakan Host Only  

Cara Meremote Mikrotik VMware dengan Winbox

Karena disini menggunakan Host-Only, maka settingan IP yang harus 1 jaringan dengan Mikrotik adalah Network Adapater yang VMNet1 seperti gambar berikut

Cara Meremote Mikrotik VMware dengan Winbox

Namun Jika Network adapater Mikrotik anda menggunakan NAT maka Network Connection yang harus 1 jaringan adalah VMNet8 (gambar diatas). Itulah Point pentingnya. Setelah anda memberikan Alamat IP pada Networok Connection (VMNET1 atau VMNET8) 1 jaringan dengan Mikrotik anda di VMware maka anda hanya perlu mengakses alamat IP mikrotik (VMWare) melalui Browser (webfig) atau Winbox dengan username admin dan password Blank (kosong). 

Cara Install Cisco Packet Tracer di Linux Ubuntu

Packet Tracer adalah sebuah tools yang digunakan untuk membuat simulasi jaringan komputer. Tools ini dikembangkan oleh orang-orang CISCO oleh karena tools ini juga dikenal dengan nama CISCO Packet Tracer. Packet Tracer dapat kita gunakan secara gratis. Anda dapat mendownload pada situs resminya disini. Selain versi windows Packet Tracer juga dirilis dalam versi linux. Pada kesempatan ini saya akan berbagi trik bagaimana menginstall Packet Tracer dalam sistem operasi Linux Ubuntu. Sebelum kita mulai silahkan download Master Packet Tracer versi Linux disini.

Langkah Menginstall Cisco Paket Tracer di Ubuntu

1. Perlu anda ketahui bahwa hasil download tidak berekstensi oleh karena silahkan rename File hasil download tersebut dengan ekstensi *.bin suatu misal packet-tracer.bin

2. Setelah merename silahkan letakan file master tersebut pada direktory home di linux ubuntu anda

3. Buka terminal dan masuk ke direktory home Linux anda. Jangan lupa login juga sebagai root dengan perintah sudo su

4. Sebelum menginstall silahkan ubah permisson file master packet tracer anda dengan perintah #chmod 755 PacketTracer*.bin Untuk menginstall silahkan ketikan perintah pada teriman anda #./PacketTracer*.bin

Cara Install Cisco Packet Tracer di Linux Ubuntu

Cara Install Cisco Packet Tracer di Linux Ubuntu

Cara Install Cisco Packet Tracer di Linux Ubuntu

Adapun hasil yang saya peroleh seperti gambar diatas. Pada proses instalasi Tekan Enter sampai 100% EULA terlihat pada terminal anda selain itu anda juga harus Menyetujui perjanjian EULA tersebut dengan memilih Y | Enter.

Cara Install Xampp di Linux Ubuntu

xampp adalah sebuah control panel yang berisi beberapa utilitas server seperti webserver, database server dan ftp server. xampp dikembangkan oleh dan dikepalai oleh Kai 'Oswald' Seidler. Pada saat postingan ini ditulis, xampp telah merilis versi yang ke 1.8 dan telah support pada sistem operasi windows, linux serta mac/Apple. Xampp memang banyak digunakan karena memberikan sebuah kemudahan dimana dengan hanya melakukan satu kali proses instalasi kita telah bisa menikmati beberapa perangkat lunakseperti php, perl, mysql dan apache.

seperti yang telah saya utarakan diatas, selain versi windows xampp juga merilis versi linux dan mac. Pada postingan ini saya ingin berbagi sedikit trik bagaimana menginstall xampp pada sistem operasi linux. Sebelum kita mulai silahkan download xampp versi linux pada situs apachefriends disini. sesuaikan dengan versi OS anda (32bit atau 64bit).

Langkah-Langkah Menginstall Xampp di Linux

1. Pertama, perlu diketahui bahwa Pada contoh ini saya menggunakan Linux Ubuntu / Backtrack

2. Kedua, silahkan pindahkan file master xampp hasil download anda ke direktory home.

3. Sebelumnya saya asumsikan anda telah login sebagai root diterminal anda. selanjutnya, terlebih dahulu kita harus mengganti permission file master xampp terlebih dahulu silahkan buka terminal lalu ketik #chmod 755 xampp-linux-*installer.run kemudian untuk menginstall silahkan ketik perintah #./xampp-linux-*-installer.run

Cara Install Xampp di Linux Ubuntu

Cara Install Xampp di Linux Ubuntu

Cara Install Xampp di Linux Ubuntu

Cara Install Xampp di Linux Ubuntu

4. Setelah selesai, untuk menjalankan xampp, buka terminal lalu ketikan perintah # /opt/lampp/lampp start dan untuk menghentikan xampp anda hanya perlu mengetikan # /opt/lampp/lampp stop

Cara Install Xampp di Linux Ubuntu

Cara diatas hanya berlaku untuk xampp versi terbaru yaitu untuk master xampp dengan exstensi xamp*.run

Cara Merubah Tampilan Template Blogspot

Selain isi artikel, Tampilan Blog bisa dikatakan merupakan sebuah hal yang perlu diperhatikan guna memberikan kenyamanan pengunjung. Dengan Tampilan yang menarik tentu pengunjung blog kita akan betah berlama-lama pada halaman blog kita apalagi jika anda berniat untuk mendatangkan penghasilan melalui blog maka hal ini bisa dikatakan adalah hal yang wajib guna memberikan kemudahan pengunjung untuk menavigasi blog anda.

Blogspot memang tidak sama seperti blog lain seperti wordpress atau blogdetik karena blogspot memiliki fitur Editing HTML sehingga untuk mengelola blogspot kita juga harus memahami minimal bahasa HTML dan CSS karena ini erat kaitannya dengan mengedit tampilan Blogspot.

Untuk merubah atau mengganti template blogspot sebenarnya bisa dikatakan gampang-gampang susah. Pasalnya meskipun kita dapat dengan mudah mendownload dan menggunakan template gratisan pada layanan template gratis seperti btemplates terkadang kita juga perlu melakukan editing melalui Fasilitas Edit HTML semisal mengedi menu, mengganti gambar slideshow dan lain sebagainya.

Langkah Mengganti Template Blogspot

1. Silahkan Download Sebuah Template pada Layanan Penyedia Template Gratis. Saya merekomendasikan anda mendownload di btemplates

2. Setelah anda mendownload silahkan diextract Lalu login ke Halaman Dashboard Blog anda | Masuk ke tab Template | Pilih cadangkan/Pulihkan seperti gambar berikut

Cara Merubah Tampilan Template Blogspot

3.  Berikutnya Pilih File. Cari File Template yang telah anda download dan extrack sebelumnya kemudian Pilih file *.XML-nya saja | Unggah.

Cara Merubah Tampilan Template Blogspot

Tunggu Hingga Prosesnya selesai kemudian buka blog anda. Selamat mencoba. Happy Blogging. :)

Solusi Duplicate Tittle Tag di Webmaster Tools

Mengurusi Blog memang tidaklah mudah. Selain membuat postingan secara rutin kita juga perlu memeperhatikan kesehatan blog yang kita kelola. hal ini dapat kita lakukan dengan memantaunya secara rutin melalui webmaster tools. Pada beberapa kasus, masalah seperti Duplicate Tittle Tag kerap menjadi persoalan dikalangan Blogger lebih-lebih pada blogspot. Bisa dikatakan ini menjadi semacam penyakit untuk blog tersebut dan untuk menyembuhkannya anda perlu memahami dan menerapkan ilmu SEO (Search Engine Optimazation).

Solusi Duplicate Tittle Tag di Webmaster Tools

Saya sendiri bersyukur karena ternyata blog saya bisa terbebas dari penyakit Duplicate Tittle tag tersebut setelah menerapkan sebuah trik yang saya peroleh dari blog tetangga. Caranya cukup mudah karena ini murni hanya bermain klik saja tanpa perlu melakukan editing pada Code HTML blog.

1. Masuk ke Halaman Dashboard Blogspot anda | Masuk ke Tab Setting/Setelan | Prefensi Penelusuran kemudian Aktifkan Tag Tajuk Robot Khusus | Centang Beberapa Pilihan Seperti gambar berikut | Simpan Perubahan

Solusi Duplicate Tittle Tag di Webmaster Tools

Berdasarkan pengalaman pribadi saya. Perlu waktu kurang lebih 1 bulan agar effeknya terlihat pada blog saya namun pemulihan dari Duplicate Tittle Tag tersebut terjadi secara berangsur-angsur. Selamat mencoba. Semoga berhasil. :)

Import File Excel Ke Database MySQL dengan Java

Setelah membahas bagaimana melakukan export data dari database ke file excel rasanya kurang komplit jika tidak membahas bagaimana melakukan Import data yang ada di file excel ke tabel yang ada didatabase. Fasilitas semacam ini akan sangat bermanfaat untuk pengguna aplikasi semisal jika ingin mengimport ribuan atau bahkan jutaan data yang telah tersimpan di file excel kedalam database sehingga user tidak akan membuang waktu untuk menginputkan datanya satu persatu.

Seperti halnya proses export, untuk membuat Fasilitas Import data kita juga membutuhkan Library Tambahan. Dalam hal ini kita masih menggunakan Library Apache Poi yang dapat anda download pada postingan sebelumnya disini

1. Seperti Biasa Silahkan Tambahkan Terlebih dahulu Librarynya kedalam Projek anda.

Import File Excel Ke Database MySQL dengan Java

2. Berikutnya, Import terlebih dahulu beberapa Library Berikut 
import java.io.*;
import java.util.Iterator;
import java.util.ArrayList;
//Apache POI Libraries
import org.apache.poi.hssf.usermodel.HSSFCell;
import org.apache.poi.hssf.usermodel.HSSFRow;
import org.apache.poi.hssf.usermodel.HSSFSheet;
import org.apache.poi.hssf.usermodel.HSSFWorkbook;
import org.apache.poi.poifs.filesystem.POIFSFileSystem;
// Koneksi SQL
import java.sql.Connection;
import java.sql.DriverManager;
import java.sql.PreparedStatement;
import java.sql.SQLException;
import java.sql.Statement;
3. Untuk Coding Import Data File Excel ke Database MySQL saya menggunakan beberapa baris script berikut yang saya rangkum didalam sebuah class dengan nama import_data
public class import_data {

Connection con;
PreparedStatement ps=null;
private Statement stat;


  public Connection koneksi(){
            
      try
                {
                String conUrl="jdbc:mysql://localhost:3306/nama_db";
                String userName="root";
                String pass="pass";
                Class.forName("com.mysql.jdbc.Driver");
                con=DriverManager.getConnection(conUrl,userName,pass);
                }
                catch(SQLException s)
                {
                       System.out.print("Gagal Membuka DB");
                }
                catch(ClassNotFoundException c)
                {
                          System.out.print("Gagal Koneksi");
                }
      return con;
    }
  
  
    public Connection getConn() {
        return con;
    }
    
    public void setConn(Connection con) {
        this.con = con;
    }


public static ArrayList readExcelFile(String fileName){
    
    ArrayList cellArrayLisstHolder = new ArrayList();

    try{
    /** Creating Input Stream**/
        FileInputStream myInput = new FileInputStream(fileName);

    /** Create a POIFSFileSystem object**/
    POIFSFileSystem myFileSystem = new POIFSFileSystem(myInput);

    /** Create a workbook using the File System**/
     HSSFWorkbook myWorkBook = new HSSFWorkbook(myFileSystem);

     /** Get the first sheet from workbook**/
    HSSFSheet mySheet = myWorkBook.getSheetAt(0);

    /** We now need something to iterate through the cells.**/
      Iterator rowIter = mySheet.rowIterator();
      while(rowIter.hasNext()){
          HSSFRow myRow = (HSSFRow) rowIter.next();
          Iterator cellIter = myRow.cellIterator();
          ArrayList cellStoreArrayList=new ArrayList();
          while(cellIter.hasNext()){
              HSSFCell myCell = (HSSFCell) cellIter.next();
              cellStoreArrayList.add(myCell);
          }
          cellArrayLisstHolder.add(cellStoreArrayList);
      }
    }catch (Exception e){e.printStackTrace(); }
    return cellArrayLisstHolder;
}


public void importexcel(){
// Nama dan Path File Excel
String fileName = "D:/export.xls"; 
//Read an Excel File and Store in a ArrayList
ArrayList dataHolder=readExcelFile(fileName);

try {
String query="insert into nama_tabel (nama, jk, alamat, jurusan) values (?, ?, ?, ?)";
ps = this.koneksi().prepareStatement(query);  
int count=0;

ArrayList cellStoreArrayList=null;

//insert into database
for (int i=1;i < dataHolder.size(); i++) {
      cellStoreArrayList=(ArrayList)dataHolder.get(i);
      try{
       ps.setString(1,((HSSFCell)cellStoreArrayList.get(1)).toString());
       ps.setString(2,((HSSFCell)cellStoreArrayList.get(2)).toString());
       ps.setString(3,((HSSFCell)cellStoreArrayList.get(3)).toString());
       ps.setString(4,((HSSFCell)cellStoreArrayList.get(4)).toString());
       
       count= ps.executeUpdate();
       
      
      
      }catch (Exception e){
          
      System.out.printf("Gagal");
      
      } 
 }

System.out.print("Import Sukses !"); 
   
 } catch (SQLException ex) {
 System.out.print("Export gagal");
    }

}
}

Export Database MySQL ke File Excel dengan Java

Selain Fasilitas Backup dan Restore, terkadang kita jupa perlu menambahkan utilitas seperti Export database ke File Excel. Hal ini juga dapat kita gunakan sebagai cadangan data untuk mengantisipasi terjadinya hal yang tidak diinginkan pada data yang ada didatabase. Utilitas Export data pada tabel database ini juga akan menjadi aplikasi yang kita bangun menjadi lebih kompleks karena memiliki fitur-fitur tambahan.

Pada Bahasa pemrograman Java, untuk membuat proses Export data dari tabel yang ada ditabase menjadi file Excel kita memerlukan Library tambahan yaitu Apache Poi. Silahkan Download disini.

1. Sebelum Mulai, Silahkan tambahkan Library Apache Poi yang telah anda download kedalam projek anda. Jika menggunakan Netbeans cukup klik kanan pada Package Libraries kemudian ikuti instruksi selanjutnya.

Export Database MySQL ke File Excel dengan Java

2. Berikutnya Import terlebih dahulu Beberapa Library yang diperlukan
import org.apache.poi.hssf.usermodel.HSSFSheet;
import org.apache.poi.hssf.usermodel.HSSFWorkbook;
import org.apache.poi.ss.usermodel.Row;
import java.io.FileOutputStream;
import java.io.IOException;
import java.sql.Connection;
import java.sql.DriverManager;
import java.sql.ResultSet;
import java.sql.SQLException;
import java.sql.Statement;          
3. Untuk Coding Proses Export ke File Excel, Saya membuat sebuah method simpan dimana method ini yang akan melakukan proses export sehingga nantinya kita hanya perlu memanggil nama methodnya saja untuk melakukan export data simpan();
    public void simpan(){
     try{
            Class.forName("com.mysql.jdbc.Driver");
            Connection con = DriverManager.getConnection("jdbc:mysql://localhost/nama_database","root","pass");
            Statement statement = con.createStatement();
            
            FileOutputStream fileOut;
            // Hasil Export
            fileOut = new FileOutputStream("D:/export.xls");
            HSSFWorkbook workbook = new HSSFWorkbook();
            HSSFSheet worksheet = workbook.createSheet("Sheet 0");
            
     // Nama Field
            Row row1 = worksheet.createRow((short)0);
            row1.createCell(0).setCellValue("ID");
            row1.createCell(1).setCellValue("Nama");
            row1.createCell(2).setCellValue("Nomor Telepon");
            row1.createCell(3).setCellValue("Alamat");
            row1.createCell(4).setCellValue("Tanggal");
            
            Row row2 ;
            ResultSet rs = statement.executeQuery("SELECT * FROM nama_tabel");
            while(rs.next()){
                int a = rs.getRow();
                row2 = worksheet.createRow((short)a);
                // Sesuaikan dengan Jumlah Field
                row2.createCell(0).setCellValue(rs.getString(1));
                row2.createCell(1).setCellValue(rs.getString(2));
                row2.createCell(2).setCellValue(rs.getString(3));
                row2.createCell(3).setCellValue(rs.getString(4));
                row2.createCell(4).setCellValue(rs.getString(5));
            }
            workbook.write(fileOut);
            fileOut.flush();
            fileOut.close();
            rs.close();
            statement.close();
            con.close();
            System.out.println("Export Success");
        }catch(ClassNotFoundException e){
            System.out.println(e);
        }catch(SQLException ex){
            System.out.println(ex);
        }catch(IOException ioe){
            System.out.println(ioe);
        }

    }          

Mempercantik Tampilan Java dengan JTatto

Urusan tampilan bisa dikatakan memang merupakan hal yang cukup vital dalam memangun sebuah program. Pasalnya, Tampilan program yang kita buat juga akan mempengaruhi kenyamanan user dalam menggunakan program kita. Hal ini tentu menjadi PR tersendiri bagi seorang programmer guna membuat tampilan aplikasi yang lebih user friendly. Pada postingan kali ini saya ingin berbagi trik bagaimana merubah tampilan aplikasi yang kita bangun dengan java dengan memanfaatkan library JTatto.

JTatto adalah library yang dapat kita gunakan dengan bebas karena masih bersifta free. selain itu JTatto sendiri memiliki cukup banyak Thema yang bisa kita gunakan. sebelum kita mulai silahkan download library JTatto disini.

1. Seperti biasa sebelum kita mulai silahkan tambahkan library yang telah anda download kedalam projek anda. disini saya menggunakan Netbeans

Mempercantik Tampilan Java dengan JTatto

2. Untuk menggunakan JTatto silahkan Import beberapa Library berikut  
import com.jtattoo.plaf.fast.FastLookAndFeel;
import java.util.logging.Level;
import java.util.logging.Logger;
import javax.swing.JOptionPane;
import javax.swing.UIManager;
import javax.swing.UnsupportedLookAndFeelException;
3. Terakhir, Tambahkan code berikut pada Method main anda.
 try { 
                    UIManager.setLookAndFeel(new FastLookAndFeel()); 
                    // Frame atau Class yang akan dijalankan
                     new FormTrik().setVisible(true);
                     // Jika Tidak Support
                    } catch (UnsupportedLookAndFeelException ex) { 
                    JOptionPane.showMessageDialog(null,"Sistem Operasi Anda Tidak Mendukung Tampilan Aplikasi ini, Tampilan Akan Berubah Menjadi Default..","Perhatian",JOptionPane.ERROR_MESSAGE);
                    }             
Untuk mengganti tampilan dengan Theme yang lain silahkan atur pada code seperti pada gambar berikut

Mempercantik Tampilan Java dengan JTatto

Itu Sedikit trik dari saya semoga bermanfaat. Happy Coding. :)

Menambahkan Date Picker di Java Netbeans

Komponen datepicker akan sangat membantu pada aplikasi yang kita bangun lebih-lebih pada aplikasi yang memerlukan inputan tanggal semisal aplikasi pendaftaran, aplikasi penyewaan buku (aplikasi perpustakaan) dan semacamnya. Secara Default, jika menggunakan IDE Netbeans komponen Date picker belum tersedia oleh karena kita perlu menambahkan library datepicker ini sebelum dapat menggunakannya. silahkan download libarari jcalendar disini.

Langkah Menambahkan JCalendar ke Netbeans

1. Klik kanan pada Pakcage Libraries | Add Jar / Folder | Pilih Library (File Jar) yang telah anda download sebelumnya

Menambahkan Date Picker di Java Netbeans

2. Langkah Selanjutnya adalah proses menambahkan komponen JCalendar kedalam daftar komponen (Pallete) yang ada di Netbeans agar kita dapat menggunakannya. Klik kanan pada Pallete Netbeans | Pilih Pallete Manager lalu ikuti langkah yang ada pada gambar dibawah ini

Menambahkan Date Picker di Java Netbeans

Menambahkan Date Picker di Java Netbeans

Pada gambar dibawah Cari Library (File Jar) yang telah anda download sebelumnya

Menambahkan Date Picker di Java Netbeans

Pilih Komponen dari Library JCalendar yang ingin anda tambahkan ke Pallete Netbeans. Pada contoh ini saya hanya menambahkan komponen jdatechooser

Menambahkan Date Picker di Java Netbeans

Pilih Lokasi tempat komponen JDateChooser akan diletakkan. disini saya memilih Pallete Swing Control

Menambahkan Date Picker di Java Netbeans

Menambahkan Date Picker di Java Netbeans

Cara Mengambil Inputan dari JDatechooser atau Date time Picker di Java Netbeans

Setelah menambahkan komponen JCalendar di IDE netbeans rasanya kurang komplit jika saya tidak memabahas bagaimana mengambil inputan dari komponen JDatechooser agar nantinya bisa juga kita simpan kedalam database. 

Menambahkan Date Picker di Java Netbeans

1. Langkah pertama silahkan tambahkan komponen JDateChooser kedalam JFrame anda. Tambahkan pula sebuah JButton dan sebuah JTextField untuk menampilkan outputnya

Berikutnya Import Library Simple Date Format 
import java.text.SimpleDateFormat;
Setelah itu Klik dua kali pada komponen JButton yang telah anda tambahkan kemudian tambahkan coding berikut. Hasilnya dapat anda lihat pada gambar diatas. Happy coding :)
  SimpleDateFormat sdf;
        sdf = new SimpleDateFormat("yyyy-M-d");
        jTextField1.setText(sdf.format(jDateChooser1.getDate()));
Backup dan Restore Database MySQL dengan Java

Backup dan Restore Database MySQL dengan Java

adanya fasilitas backup dan restore database pada aplikasi yang kita bangun tentu akan menjadikan program kita menjadi lebih user friendly sebab terkadang memang perlu membuat suatu backup dari data yang kita miliki untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan semisal data corrupt atau yang lain. Fasilitas backup data akan membantu user untuk membuat salinan dari database yang disimpan dalam sebuah file *.sql sedangkan fasilitas restore memungkinkan user untuk mengembalikan data dari hasil backup ke database.

Pada contoh ini saya masih menggunakan contoh projek sebelumnya. Untuk membuat proses bacukp sendiri dapat kita lakukan dengan memanggil file binary dari mysql yaitu mysqldump.exe. karena disini saya menggunakan xampp maka lokasi file mysqldump-nya berada di C:\xampp\mysql\bin pada folder tersebut terdapat bebeapa file binary termasuk mysqldump.exe adapun coding backup yang sering saya gunakan seperti berikut
Process p = null;
 try {
 Runtime runtime = Runtime.getRuntime();
// Jika MySQL Tanpa Password
 p = runtime.exec("C:/xampp/mysql/bin/mysqldump -uroot --add-drop-database -B nama_database -r " + "D:/" + "backup" + ".sql");
// Jika MySQL Menggunakan Password
 p = runtime.exec("C:/xampp/mysql/bin/mysqldump -uroot -ppass_mysql --add-drop-database -B nama_database -r " + "D:/" + "backup_restore" + ".sql");
int processComplete = p.waitFor();

if (processComplete == 0) {
System.out.println("Backup created successfully!");
} else {
System.out.println("Could not create the backup");
}
} catch (Exception e) {
e.printStackTrace();
}
Sedikit berbeda dengan backup untuk proses restore jika menggunakan file mysql.exe yang berada di folder C:\xampp\mysql\bin adapun coding untuk proses restore ini sebagai berikut
String dbUserName="root";
String dbPassword="";
// lokasi dan file sql hasil backup
String source="D:/backup.sql";
String[] restoreCmd = new String[]{"C:/xampp/mysql/bin/mysql ", "--user=" + dbUserName, "--password=" + dbPassword, "-e", "source " + source};
 
        Process runtimeProcess;
        try {
 
            runtimeProcess = Runtime.getRuntime().exec(restoreCmd);
            int processComplete = runtimeProcess.waitFor();
 
            if (processComplete == 0) {
                System.out.println("Restored successfully!");
            } else {
                System.out.println("Could not restore the backup!");
            }
        } catch (Exception ex) {
            ex.printStackTrace();
        }

Insert Update dan Delete dengan Java dan MySQL

Dalam membangun aplikasi berbasis Database maka proses insert update dan delete data adalah proses inti dari aplikasi yang kita bangun oleh karena rasanya penting untuk memposting perihal bagaimana membuat proses input, edit dan hapus data di Java dengan Database MySQL. Pada contoh ini saya masing menggunakan contoh projek sebelumnya yang dapat anda lihat disini. tentu saja sudah saya modifikasi dengan menambahkan beberapa komponen didalamnya sehingga tampilannya menjadi seperti gambar berikut

Insert Update dan Delete dengan Java dan MySQL

Pada contoh kali ini saya membuat proses-proses seperti input, update dan delete didalam method. jadi masing-masing proses memiliki method sendiri-sendiri sehingga nantinya pada event onclick milik JButton kita hanya perlu memanggil methodnya saja. Adapun untuk coding simpan yang saya gunakan seperti dibawah ini
public void simpan() {
       Statement stat;
       String jeni_kelamin = null;
       String agama = null;
             
            
            try {
            agama = (String)jComboBox1.getSelectedItem();
   // Cek Jenis Kelamin
   if (jRadioButton1.isSelected()){
            jeni_kelamin = "Cewek";
            } else if (jRadioButton2.isSelected()){
            jeni_kelamin = "Cowok";
            }
            } catch (Exception a){
            System.out.print("Ada Kesalahan");
            }
            
            try {                             
            koneksisql simpan = new koneksisql();
            stat = simpan.koneksi().createStatement();
            String sql = "INSERT INTO data (nama,jenis_kelamin,agama,alamat)" +
                    "VALUES (?, ? , ?, ?)";
            PreparedStatement prepare = simpan.koneksi().prepareStatement(sql);
            prepare.setString(1, jTextField1.getText().toString());
            prepare.setString(2, jeni_kelamin.toString());
            prepare.setString(3, agama.toString());           
            prepare.setString(4, jTextArea1.getText().toString());
            
            try {
                prepare.executeUpdate(); 
                JOptionPane.showMessageDialog(this, "Data Sudah Tersimpan",null,JOptionPane.INFORMATION_MESSAGE);
            } catch (SQLException ex) {
                JOptionPane.showMessageDialog(this, "Data GAGAL Tersimpan",null,JOptionPane.ERROR_MESSAGE);
            }
        } catch (SQLException ex) {
            JOptionPane.showMessageDialog(this, "koneksi gagal",null,JOptionPane.WARNING_MESSAGE);
        }
    }
Selanjutnya untuk proses Delete, saya membuatnya agar User terlebih dahulu memilih data (Klik) yang ada pada JTable Sebelum dapat melakukan proses penghapusan data. Adapun coding hapus yang saya gunakan dapat anda lihat dibawah ini
 public void hapus(){

  Statement stat;
  // Jika Data Belum dipilih
  if (jTable1.getSelectedRow()<0){
    JOptionPane.showMessageDialog(this, "Pilih Data Pada Tabel ","Perhatian",JOptionPane.WARNING_MESSAGE);
    } else {
       
     
         try {                                         
            
            koneksisql hapus = new koneksisql();
            stat = hapus.koneksi().createStatement();
            String sql = "DELETE FROM data WHERE id=?";
            
            PreparedStatement prepare = hapus.koneksi().prepareStatement(sql);
            prepare.setString(1, jTable1.getValueAt(jTable1.getSelectedRow(),0).toString());          
            
            try {
                prepare.executeUpdate();
                JOptionPane.showMessageDialog(this, "Data Berhasil di Hapus",null,JOptionPane.INFORMATION_MESSAGE);
            } catch (SQLException ex) {
                JOptionPane.showMessageDialog(this, "hapus data gagal",null,JOptionPane.ERROR_MESSAGE);
            }
            } catch (SQLException ex) {
            JOptionPane.showMessageDialog(this, "koneksi gagal",null,JOptionPane.WARNING_MESSAGE);
            }
        }         
 }
Dan yang terakhir, untuk proses Edit atau Update data Skenarionya sama dengan Delete hanya saja ketika User memilik data pada JTable (klik) maka data yang dipilih akan ditampilkan terlebih dahulu pada komponen yang ada diatas JTable. Untuk membuat proses ini silahkan tambahkan coding berikut pada event onmouse clicked milik JTable
jTextField1.setText(jTable1.getValueAt(jTable1.getSelectedRow(),1).toString());
  jTextArea1.setText(jTable1.getValueAt(jTable1.getSelectedRow(),4).toString());
Sedangkan untuk coding Update data yang saya gunakan pada contoh ini dapat anda lihat dibawah ini
public void update(){
   Statement stat;
   String jenis_kelamin = null;
     // Jika Data Belum dipilih
  if (jTable1.getSelectedRow()<0){
    JOptionPane.showMessageDialog(this, "Pilih Data Pada Tabel ","Perhatian",JOptionPane.WARNING_MESSAGE);
    } else {
    
            if (jRadioButton1.isSelected()){
            jenis_kelamin = "Cewek";
            } else if (jRadioButton2.isSelected()){
            jenis_kelamin = "Cowok";
            }
            
   koneksisql perbarui = new koneksisql();
        
      try{
       stat =  perbarui.koneksi().createStatement();
       try{
         String sql = "UPDATE data SET nama = ?, jenis_kelamin = ?, agama = ? , alamat = ? WHERE id=?";
            
            PreparedStatement prepare = perbarui.koneksi().prepareStatement(sql);
            prepare.setString(1, jTextField1.getText());
            prepare.setString(2, jenis_kelamin.toString());
            prepare.setString(3, jComboBox1.getSelectedItem().toString());
            prepare.setString(4, jTextArea1.getText());
            prepare.setString(5, jTable1.getValueAt(jTable1.getSelectedRow(),0).toString());
            
            prepare.executeUpdate(); 
           
            JOptionPane.showMessageDialog(this, "Data Berhasil di update","Informasi",JOptionPane.INFORMATION_MESSAGE);
            
       } catch (SQLException e){
       JOptionPane.showMessageDialog(this, "gagal di update",null,JOptionPane.ERROR_MESSAGE);
       }
       
        }catch(SQLException ex){
            JOptionPane.showMessageDialog(this, "gagal di koneksi database",null,JOptionPane.ERROR_MESSAGE);
        
        }
    
  }
    }
Untuk menggunakan methodnya pada event onclick milik JButton hanya perlu memanggil nama methodnya saja suatu misal hapus(); atau simpan();

Contoh Penggunaan Dialog di Java dengan JOptionPane

Penggunaan Dialog akan sangat berguna guna menjadikan aplikasi yang kita bangun menjadi lebih user friendly. Kita dapat memanfaatkan dialog untuk memeberikan informasi yang dibutuhkan oleh user semisal informasi jika suatu aksi telah berhasil atau gagal dieksekusi. Penggunaan dialog juga dapat kita manfaatkan untuk memberikan pilihan kepada user tentang suatu hal (misal : Ye or No) serta berbagai manfaat lain. Berikut saya sharing contoh penggunaan dialog di java

Untuk membuat dialog dijava kita perlu mengimport sebuah library yaitu JOptionPane Berikut adalah contoh script penggunaan Dialog di java

1. Yes No Dialog
Contoh Penggunaan Dialog di Java dengan JOptionPane

JOptionPane.showConfirmDialog(null, "Pilih Mana Bro ?","Pertanyaan",JOptionPane.YES_NO_OPTION);
2. Input Dialog
Contoh Penggunaan Dialog di Java dengan JOptionPane

 JOptionPane.showInputDialog(rootPane, "Ini adalah Dialog Input","Masukan Data", JOptionPane.INFORMATION_MESSAGE);
3. Information Dialog
Contoh Penggunaan Dialog di Java dengan JOptionPane

 JOptionPane.showMessageDialog(rootPane, "Ini adalah dialog Informasi", "Pesan Informasi", JOptionPane.INFORMATION_MESSAGE);
4. Error Dialog
Contoh Penggunaan Dialog di Java dengan JOptionPane

 JOptionPane.showMessageDialog(rootPane, "Ini adalah dialog Error", "Pesan Error", JOptionPane.ERROR_MESSAGE);
5. Warning Dialog
Contoh Penggunaan Dialog di Java dengan JOptionPane

JOptionPane.showMessageDialog(rootPane, "Ini adalah dialog Warning", "Pesan Warning", JOptionPane.WARNING_MESSAGE);